I'm Taken with Zayn
WRITER WANNABE HERE :)


Jumat, 27 Juli 2012

Cerpen "Sesat Namun Baik Untukku, Mungkin?" by @RealNabilla_

                Kupandangi langit-langit kamarku, hatiku terasa perih mengingat kejadian 8th silam,entah mengapa aku teringat masa lalu itu,masa lalu yg menurutku sudah harus dilupakan dan dikubur dalam-dalam.Aku benci pada diriku sendiri, rasanya jika aku diberi permintaan yg langsung dikabulkan oleh Tuhan,ingin kupinta pada Tuhan untuk mengulang waktu dan aku akan memperbaiki segalanya, aku janji jika itu nyata.

2004-31 Desember
                Tahun baru ini, moment yg cukup membuatku bahagia,bagaimana tidak, aku merayakannya dipulau Bali dengan suasana Pantai Kuta, look so beautiful. Sudah 3 hari ini aku di Bali menikmati setiap senja di Pantai yg sangat indah ini, tambahlah kelengkapan kegembiraanku karena ada 3 sahabatku disini menemani liburan tahun baruku di Bali.Oh ya aku dan 3 sahabatku ini bersahabat sudah 4th lamanya dari mulai pertama masuk SMP sampai pertama masuk SMA . Aku sekolah di SMA N 25 Jakarta, ya itu termasuk SMA favorit di Jakarta. Sahabatku ada 3 mereka beraneka ragam layaknya budaya Indonesia, yg kurus tinggi kulit sawo matang dengan rambut panjang lurus namanya Sisy, yg putih mata sipit rambutnya panjang coklat indah namanya Sese’ ya dia merupakan yg tercantik diantara kami menurutku, tapi ada yg lebih lumayan namun kekurangannya merubah segala fisiknya, ya dia menderita penyakit kanker otak,dan leukimia wajahnya yg berseri terkadang terlihat lesu dan sering terlihat pucat, rambutnya ikal, dengan lesung pipi yg membuat setiap senyumannya terlihat sempurna, dan dia selalu mengatakan ‘tidak apa-apa/tidak ada’ jika ada masalah tentang penyakitnya,dia selalu berusaha menjadi ‘Baik-baik saja’ didepan kami semua, termasuk orang tuanya, gurunya, pacarnya, dia tidak pernah mengeluh. Walaupun dia mempunyai pacar yg super perhatian akan penyakitnya, terlebih sayang padanya, selalu menemaninya, tapi dia selalu berkata ‘tidak apa-apa’ . Jujur saja terkadang aku iri dengannya ya karena dia selalu mendapatkan apa yg dia mau contohnya dia SELALU mndapat peringkat 1 atau 2 dari SMP mungkin di SD juga,& dia SELALU digemari, didekati para laki-laki yg cool disetiap sekolah yg dia tempati,aku juga tak tau mengapa bisa begitu, mungkin karena dia cantik namun kelebihanku darinya itu sudah melampaui dia yaitu aku tak punya penyakit.”La,kamu ngapain diem aja disini udah malem loh,nanti kamu sakit masuk yuk.” Aku kaget seseorang yg memegang pundakku membuatku merinding dengan suaranya yg lembut menyentuh telinga,aku menoleh dan mendapati sahabatku ya dia Dela, wajahnya pucat tapi tetap tersenyum manis yg membuatku ingin tersenyum juga,masih dengan senyum. “Kau kelihatan kurang sehat sepertinya, wajahmu pucat, Del.” Kataku seraya masuk kedalam vila tanteku ya aku menempati vila itu selama beberapa hari di Bali dengan sahabatku secara ‘FREE’. Dia tersenyum lagi.“aku nggak apa-apa kok, tenang aja,La” Katanya, ya dia selalu berusaha terlihat baik baik saja didepan semua orang.”Kalo,kamu sakit atau gak enak badan bilang ya,jadi kita bisa pulang lebih cepat.” Kataku lembut setelah sampai diruang TV dengan 2 sahabatku yg lain. “Nggak apa-apa, kalo ada apa-apa aku bisa pulang sendiri,La aku gak mau bikin kalian repot dan ngerusak liburan kalian.” Kata Dela. “Nggak,pokoknya kamu itu udah jadi saudara kami,kamu itu tanggung jawab kita.” Kata Sese’ unjuk bicara.”Aku RT ya.” Lanjut Sisy, aku tersenyum melihat ke2 sahabatku juga memiliki perhatian yg lebih untuk Dela.

 
^SKIP^

 
             Hari ini aku udah masuk sekolah lagi setelah liburan kemarin, tiba-tiba BB ku bergetar, kulihat ehm,ada yg Invite aku kulihat namanya dan.. ternyata itu sahabat pacarnya Dela ya namanya Rangga, ku accept,lalu aku ngechat dia
‘Minta pin Reva dong.’
‘Reva pacarnya Dela?’
‘Ya’

 
             Setelah dikasih aku invite dan dia accept ‘yes’ pekikku dan aku gak sadar kalo aku bodoh udah jatuh cinta sama pacar sahabatku sendiri,ya ampun! ^SKIP^ Gak kerasa hubunganku dengan Reva semakin dekat setelah beberapa tahun ini. Dekat karena keseringan BBM-an setiap hari,dia makin perhatian sama aku, sering bikin aku GR dengan panggilan sayangnya buat aku,walaupun aku tau dia sayang aku cuma sebagai sahabat.kelas 3 Ini di th.2007 aku dan teman-teman akan menghadapi ujian nasional,tapi aku sungguh prihatin dengan keadaan Dela yg semakin memburuk,dia semakin terlihat pucat dan kurus namun keadaan fisiknya saat ini tidak mengurangi rasa cinta & sayang Reva padanya itulah yg membuatku jatuh cinta pada Reva.^SKIP^ Try Out hari terakhir Dela malah tidak masuk karena sakit ringan katanya padahal jelas aku dan sahabatku tau dia sakit parah bukan ringan. Kami nggak bisa menjenguknya hanya menelpon mamanya karena besoknya kami ada ujian praktek.Saat diperjalanan pulang entah mengapa perasaanku pada Reva seperti tak bisa kutahan lagi dan ingin kukeluarkan,tapi aku tak bisa,aku akan merusak persahabatanku dengan Dela.Akhirnya aku mengirim BBM pada Reva untuk bertemu nanti sore di sebuah cafe.

^SKIP^ 

 
            ‘Hai’ sapanya dan duduk didepanku,ya aku tersenyum,jujur saja aku terpesona dengan penampilannya sore ini.’What’s up baby? Hehe.” Katanya cengengesan, “Eum,aku boleh jujur gak sih sama kamu,sebelum semuanya udah terlanjur?” tanyaku dengan wajah serius,dan ketika Reva tau aku mulai bicara serius dia juga mulai serius. “Bolehlah masa gak boleh sih,memang mau jujur apa?” katanya santai. “My feeling,Rev.” Kataku tertunduk ya aku harus siap-siap menahan malu. “Your feeling? Trust me,La?” perintahnya padaku. “Aku takut kamu marah setelah itu.” Kataku masih tertunduk. “No,i promise” katanya memegang tanganku hangat. Aku menghela nafas panjang dan mengumpulkan semua perasaan dan mulai bercerita dari awal sampe akhir ttg perasaanku pada Reva yg kian berkembang. Dia tersenyum dan tapi aku menceritakan semuanya sambil tetap menunduk,lalu dia melepaskan genggamnya setelh aku cerita dan dia memegang dagu ku dan membuat ku mengangkat kepalaku yg sedaritadi menunduk menutupi perasaan malu. “Actually, my feeling same, but i love Lyla more than i love you.” Katanya lembut,aku tak percaya dia juga cinta sama aku, “So, can i be your girlfriend?” kataku, “No,” katanya “why?” “I love lyla, i can’t be your boyfriend and .. i keep love lyla .i’m sorry.” Katanya menyesal. “You cruel, “ kataku mulai menangis dan bergegas meninggalkannya.  Reva mengejarku aku tau hanya trik ini yg bisa membuat hati Reva tak tega dan akan melakukan apa saja untuk seseorang yg dia cintai,aku tau sifat Reva yg ini dari Rangga sahabatnya. “Please,don’t go.” Katanya menarik tanganku dan aku menoleh. “Let me go.” Kataku memalingkan wajah dan hendak pergi lagi,dan tiba-tiba dia langsung merengkuhku dia memelukku dalam pelukan hangatnya erat sekali sehingga aku tak bisa menolaknya, ku akui hari sudah malam, aku juga memeluknya kembali dan menangis dalam pelukannya.sessaat kemudian dia berkata “I Love you,this moment,La.” Kalimat itu spontan membuat hatiku berlonjak kegirangan, tapi sebagian lagi perasaanku mulai tak enak ya karena aku ingat Dela,ya Tuhan maafkan aku,Dela maafkan aku juga ya. “Kenapa diam?” katanya yg membuatku kaget karena sedang berdo’a untuk permohonan maafku pada Tuhan dan Dela juga pada persahabatan kami selama ini.”No, so?” kataku, “Now, we in relationship “ katanya sambil mengecup keningku dan mengusap rambutku. 

^SKIP^

 UN berlangsung hari ini,dan ada Dela dikelasnya,aku hanya melihatnya dari jauh karena aku liat dia sedang serius belajar, tapi dia berbeda sekali dia lebih kurus lagi seakan tinggal tulang dibadannya,dan wajah pucat,dan kepalanya ditutupi topi rajut pemberian Reva,aku tau pasti rambutnya dipotong akibat kanker otak yg dideritanya.sejenak aku merasa bersalah akan apa yg kuperbuat tempo hari pada Reva,tapi aku berpikir ini ‘Sesat namun Baik untukku’,^SKIP^ Hari ini penyerahan hasil UN waw,aku berangkat dengan Motor matic ku Mio dan kutancapkan gas,saat dijalan BB ku bergetar aku mengangkatnya sambil mengendarai motor “Halo” kataku “Hai,kamu dimana,La.kita semua udah dirumah sakit,kanker Dela semakin parah udah stadium 4 leukimianya juga udah memburuk,” Terdengar suara Sisy yg menangis dan Sese’ yg menceritakannya sambil terisak, “Oke,aku segera kesana,aku janji demi Dela..” kataku dan aku mulai sadar apa yg telah kuperbuat pada hubungan Dela dengan Reva, Ya Tuhan semoga ini bukan akhir dari hidup Dela, semoga masih ada hari esok yg dapat kami perbaiki, semoga umurku dan Dela masih panjang, Semoga Dela masih dapat bertahan untuk hidup,dan semoga Dela dapat memaafkan kesalahanku Tuhan, semoga,semoga saja ya Tuhan,kabulkanlah.Kataku meminta dalam hati saat mengendarai motorku dan aku mulai menangis pikiranku kacau aku bingung bagaimana jika Dela.. akh tak mungkin aku harus OPTIMIS Dela masih bisa hidup lebih dari hari ini, “DELA MAAFKAN AKU..” Kataku berteriak sambil menaiki motorku dan tiba-tiba ‘tiiiiiiiiinnnn tiiiiinn’ saat aku melihat ada truk besar akan menyerang motorku namun aku sudah tak bisa mengelak dan,semua hilang.~

 
                “Dela,mengapa kau pergi meninggalkan kami,meninggalkan semua kenangan kita,menutup semua kegiatan kebersamaan kita?” kata Sese’ masih terisak, “Lyla,sadarlah La,kami disini menungguimu..selalu disini sampai kau bangun tapi setelah kami pergi kepemakaman Del.a” kata sisy memegang tanganku. Reva mengecup kening Dela untuk yg terakhir,ya dia juga sudah menceritakan semuanya pada Dela,saat hembusan terakhirnya,namun Dela sudah tidak dapat berkata,merespon apa yg dibicarakan,mendengar,hanya terdiam mematung,tak bernafas lagi,nadinya tak berdenyut lagi,inilah akhir hidup Dela dengan meninggalkan sejuta kenangan indah untuk kami kenang,ya semuanya sudah terlambat bagi Reva.”Sayang,maafin aku ya.selamat tinggal,jangan lupain aku,nanti kapan2 aku nyusul kamu.” Kata reva yg masih larut dalam kesedihannya. Ya bgaimna tidak Reva dan Dela sudah menjalin hubungan selama 5 th. Mereka serius dengan hubungan mereka,dan aku menghancurkannya dan maut memisahkan mereka jadi spenuhnya bukan salahku kupikir.

^SKIP^

 
             Setelah koma selama 3th aku sadar namun aku tak kuliah aku menjalani perwtan diSingapura,dan aku sudah tidak pacaran dengan Reva,karena Reva mengalami stress dan akhirnya dia sedikit tidak waras dan dikirim ke Malaysia tempat asalnya bersama Ortunya,dan setelah 2th aku pulang kerumah dan Aku,Sisy,danSese’ menjalani hidup tanpa dia,tanpa senyumannya,mungkin ini yg terbaik daripada kami harus kasihan jika Dela tersiksa akan penyakitnya,kami harus merelakan itu semua. Terlambat sudah semua permohonan maafku pada Dela,ku hrap Tuhan menerima dan menyampaikan sejuta maafku pada Dela,Hal yg kulakukan pada hubungan Dela dan Reva itu
Sesat tapi aku juga berpikir itu baik untukku,walau menyakitkan pada akhirnya,mungkin? #ee##################
”Maafkan aku Dela.” *******END*******

Selasa, 24 Juli 2012

Cerpen "Jomblo? Woles Aja!" by @RealNabilla_

  
“Rinaaa mau tidur sampai jam berapa kamu???” Teriak seorang perempuan yg lebih tua dariku dari luar kamar sambil menggedor-gedor kamarku.’Pasti kak Novia’ gumamku. ”Iya-iya aku bangun nih!!” Teriakku dari dalam kamar, dengan bermalas malasan aku turun dari tempat tidur dan melihat jam sambil beranjak kekamar mandi dan seketika mataku melotot “Hah? Jam 06.25 ya ampun telat deh nih!!” Seruku dan akupun langsung lari kekamar mandi ,dan mandi secepat kilat,pakai baju seragam sekolah berwarna pink dengan rok kotak-kotak ,dasi merah dan sepatu pantopel dengan hak kecil, yes, this is my school uniform.Segera kurapikan semua peralatan sekolah dan kulihat sekali lagi jam dikamarku “Ya elaah,, sial! Telat deh hari ini!!” Gerutuku sambil menendang pintu kamarku dan segera beranjak ke bawah.”Kau telat hari ini! Jangan salahkan aku,karena sedaritadi aku membangunkanmu tapi kau malah iya iya tapi nggak bangun bangun.” Kalimat itulah yg menyambutku diruang makan ini, ya itu tandanya Kak Novia sedang mengomel dengan cara halus sebelum dia kusalahkan karena aku telat. “Hem..Bye.” Kataku seraya mengambil roti tawar isi dan berangkat,serta diiringi tatapan aneh kakak ku.Aku berjalan agak cepat kehalte bus agar tidak ketinggalan bus,ya hari ini aku tidak diantar karena supirku pulang kampung,kak Novia harus kerja pagi,Papa Mama masih diluar negeri.Nasib emang.Tiba-tiba saat aku hampir sampai kulihat bus yg akan kutumpangi sudah setengah berjalan pelan,reflek aku langsung berlari mengejar bus itu tanpa menengok kekanan ataupun kiri, saat aku menoleh kekanan tiba-tiba saja .. ‘’ckiiiiiittttttt’ suara rem yg berdecit pertanda orang yg menumpangi kendaraan itu menghentikan kendaraannya secara mendadak, ‘Buuukk’ aku terjatuh karena saat orang itu mengerem kendaraannya aku sudah didepannya dan hasilnya aku tertabrak. “Akhhh.. sakit..” Kataku meringis sambil memegangi lututku yg berdarah terkena jalananyg tajam.Aku sedikit melirik kearah orang yg menabrakku tadi dan ketika dia melihatku merintih langsung memarkirkan motor ninjanya yg berwarna hijau lalu berlari kearahku. “Ya ampun sorry ya,sorry banget deh.” Katanya sambil ikut memegang lututku, aku yg sedaritadi melihat lututku yg terluka langsung mengangkat kepalaku dan melihatnya,dia lelaki berambut hitam, alis khas arab hidung mancung, putih, bibirnya yg seksi eum.. ‘Ya Tuhan manusia kece.’ Gumamku dan sepertinya dia mendengar gumamanku tadi karena setelah aku bergumam begitu dia langsung tertawa kecil sambil memalingkan mukanya seperti orang sedang malu.”Kok ketawa sih?” Kataku yg tak menyadari kalau dia tadi mendengar gumamanku. “Nothing,by the way sorry,ya,sorry banget deh.” Katanya dan dia sepertinya menampakan ekspresi wajah khawatir tapi aku tidak tahu apa itu dibuat-buat atau memang beneran. “Eh,iya gak apa-apa kok.” Dan nggak sengaja dia menyenggol lututku saat ingin mengulurkan tangan untuk berkenalan.“Aduuuhh.. ssshh.” Keluhku yg kesakitan.”Eh,ya ampun sorry lagi ya,sorry lagi.” Katanya yg mulai panik dan dia ngenalin namanya “Gue Lingga, lo siapa?” katanya sambil ngulurin tangan,ya aku sambut dan “Rina.” Jawabku malu-malu.”Lo anak SMK Paramitha kan? Bareng aja yuk sekalian gue temenin ke UKS nanti.” Katanya langsung menggendonggku tanpa menunggu jawaban dariku.

----SKIP----

“Makasih banyak ya,aduh gue ngerepotin elo deh jadinya.” Kataku setelah dari UKS dan menuju kekelas.”Gue malahan yg bikin lo sakit,” Katanya santai,”Ehm,gue kekelas duluan ya,” kataku dan dia menarik tanganku dan berkata “Nanti jam istirahat ketemu di kantin ya,Rin.” Aku yg masih bingung hanya mengangguk.

----SKIP----

“Hai” Sapaku sambil duduk dikursi depannya Lingga,spontan dia mengangkat kepalanya yg sedaritadi dibenamkan dalam tangannya,dia tersenyum manis sekali, Ya Tuhan dia manis sekali. “Minta No.HP lo dong.” Katanya “Ohh, ya 089 bla bla bla..” dia mencatat dikontak BB nya dan setelah itu kami berbincang bincang tentang kelas kami,rumah,dan sebagainya.

----SKIP----

Nggak kerasa banget udah hampir 3th aku sekolah di SMK Paramitha,dan Aku menjalin hubungan pacaran sama Lingga.Dan jujur aja aku jarang bergaul sama cewek cewek disekitarku disekolah, males aja gitu.Tapi aku punya sahabat baru baru ini, namanya Elin,dia baik,selalu ada buat curhat suka ataupun duka. oh,ya perlu tau ya aku ini belum pernah ngerasain jomblo setelah putus pacaran,dan mantanku nggak sebiji 2biji tapi ada 14 hahaha. Sekarang aku sedang pacaran dengan Lingga yg baru lulus dan melanjutkan kuliah di Bandung, hem kita udah 3bln pacaran,tapi biarpun gitu aku tetap komunikasi terus sama dia.kami jurusan Multimedia.Menurutku kalau jomblo itu gak enak banget gak ada yg merhatiin apalagi khususnya buat aku yg ortunya selalu jarang banget bangetan dirumah .Semua mantanku yg mutusin aku semuanya.Aku berharap banget bisa langgeng,tapi sampai suatu hari.. --Udah seminggu lebih Lingga nggak komunikasi sama aku,aku gelisah banget bisa dibilang Galau juga sih, aku chat YM,FB, aku RT,Mention,DM di twitter,aku chat diGmail, gak pernah sekalipun dibales,aku BBM Cuma diread,aku telpon gak diangkat SMS gak dibales.OMG ada apa sih sama kamu lingga? Aku ada libur seminggu dari sekolahan karena anak kelas 10 nya mau berwisata ke Jogja.mungkin kupikir itu waktu yg bisa kugunakan untuk mengunjungi Lingga di Bandung,aku akan ajak Elin dan dia setuju,besok kita berangkat ke Bandung.

----SKIP---

DiBandung aku dan Elin nginep dirumah Bude nya Elin,dan kami langsung nyari keberadaan si Lingga, udah 4 hari aku sama Elin nyari tapi tiap alamat yg kita dapet dari temen-temennya selalu salah,apa ini semua skal liciknya Lingga buat nipu aku mainin perasaanku? Segera kutepis pikiran buruk itu yg selalu datang tiap aku memikirkan Lingga. Saat malam tiba aku dan Elin mutusin buat pulang aja kerumah budenya istirahat , “Rin,mendingan kita besok pulang aja yuk,kan dikit lagi masuk sekolah mana langsung Try Out lagi,kan butuh belajar.” Kata Elin padaku sambil memegangi pundakku,aku menoleh dan berkata “Hem,, kasih kesempatan deh pliss banget Lin,kalo besok Lingga nggak ketemu juga tempat ngekosnya gue janji kita langsung pulang,gue Cuma butuh kejelasan hubungan gue,Lin”,, Elin tersenyum dan mengelus rambutku “Iyaudah,Iya gue tau kok perasaan lo,Rin.”

----SKIP---

Kita udah nemu alamatnya Lngga & ini terakhir kalinya aku dan Elin mencarinya.Dan alamatnya benar 100% Lingga ngekos disitu,aku sudah senang dan bahagia sekali kami putuskan untuk menemuinya malam.

----SKIP---

Saat aku memasuki ruang tamu kos annya,dan kubuka pintu kamarnya lampunya mati dan tak ada suara,kunyalakan lampunya perlahan dan.. ya ampun~ “Loh kok kamu ada disini ,Rin?” kata Lingga yg tengah kaget melihat aku dan Elin ada dikamarnya dan memergoki Lingga yg tengah bersenang-senang dengan seorang wanita aku tak kenal tapi mereka selingkuh yg pasti,seketika airmataku mengalir dan tersenyum paksa “You’re evil,Lo gue END!” Kataku dan langsung berlari Lingga mengejarku dan Elinpun juga, “Dengerin aku dulu,Rin.” Katanya aku menoleh dan PLAK dan sekali lagi PLAK aku telah berhasil mendaratkan tanganku ke pipinya sampai merah dan tak cukup sekali kulakukan 2 kali.Aku langsung melenggang berlari,Lingga hendak mengejar lagi tapi “Let her go.” Kata Elin dari belakang.

----SKIP---

Aku pulang setelah hubunganku udah selesai dengan Lingga,ternyata dia tak sebaik yg aku duga  nggak terasa udah 4Bulan aku ngejomblo dan anehnya aku gak ngerasa kesepian nggak punya pacar,dan aku nggak risih sama semua statusku yg kuubah menjadi Lajang/single/jomblo karena hari-hariku selalu dipenuhi keceriaan bersama sahabatku Elin,ya dia teman terbaik yg pernah aku punya.Dan yg terakhir menurutku ku cabut kata-kataku tentang pendapat jomblo itu dan kuubah jadi pendapatku tentang Jomblo adalah seperti di bio twitterku yaitu JOMBLO? WOLES AJA!  ---------END--------

Cerpen "Aku Cinta Sahabatku" by @RealNabilla_

Angin sore menerpa wajahku yang sedang asyik-asyiknya melamunkan hal yang ga tau kenapa bisa aku lamunin. Hal ini tuh udah bikin aku galau belakangan ini. Ya, apa lagi kalau bukan jatuh cinta. Jatuh cinta udah ngebuat aku kaya orang bego. *ups* Tiap kali aku makan, wajah dia tuh selalu muncul, ngebayang-bayangin tiap langkah aku ke sekolah, dia tuh bagaikan bintang untukku, slalu nemenin tokoh 'aku' dalam mimpi aku. Sebenernya sih dia tuh temen chattingan ym aku, dia tuh slalu ada kalau aku lagi sedih, ada masalah, juga kalau aku seneng, dia slalu ada buat jadi tempat berbagi kesenangan. "Braakkkk!" suara itu kedengaran amat menyeramkan, dan setelah kusadari, ternyata aku terjatuh dari ayunan yang sedang kunaiki. Ya ampun, aku ngelamunin dia lagi... Apa yang terjadi sama aku? Masa aku baru aja ngelakuin hal bego kaya gitu? Hal yang mungkin ngebuat orang lain ngakak di atas penderitaanku. "Awww.... Sakit banget kaki aku..." sebenarnya aku tau di taman ini ga ada orang lain selain aku, tapi kok aku ngerasa ada suara ketawa yang kejam? Hiiyyy, jangan-jangan....... "Huaaaa", aku berteriak kencang saking kagetnya. Baru kali ini aku denger suara hantu, ternyata suaranya tuh kaya manusia banget yah. "Ya ampunnn, ini Kayla? Ahaha, aku ngga nyangka banget bisa ketemu kamu di sini, Kay", kata suara itu. Haaaaa..... Salah apa aku bisa ketemu hantu di sore hari yang indah ini, ternyata hantu itu serba tau yaaa, masa dia juga tau nama aku, terus ya iya dia seneng bisa ketemu manusia bernama Kayla ini di taman terus nakut-nakutin dia, sementara aku...? 'Tuhan tolongin aku Tuhan, bawa aku ke tempat yang aman, ke atas pohon boleh deh, asal aku ga usah ngeliat ni hantu gitu, ngga usah tatap muka sama diaaa.... Aku takut hantu....', doaku. Tapi kayanya itu cuma jadi mimpi soalnya aku masih di bawah pohon, di deket ayunan kuning ini.... Suara langkah kaki itu semakin deket lagi... "aaaaaaa, jangan bunuh aku, mas hantu, aku masih belom punya pacar, masih banyak dosa sama mama sama papa... Pleaseee dong mas hantu, biarin aku hiduppp", teriakku sejadi-jadinya. "Hahahahaha Kaylaa-Kaylaa... Kamu tuh yaa ngga di dunia asli, ngga di chat, sama aja: PENAKUT! Hahaha, ini aku, Mike..." kata suara itu... 'Mike siapa' kataku dalam hati.... 'Mike??? Hah, cowo itu? yang sedari tadi aku pikirin? Cowo yang ngebuat aku jatuh memalukan dari ayunan? hahaha, ngga mungkin ah', kataku sembari membalikkan tubuhku ke arah suara itu berasal. Hwaaa, wajah itu membuat hatiku bergetar hebat. Ternyata itu beneran Mike ya Tuhan! Seketika lidahku tak bisa berkata-kata, 'kenapa lidahku kelu tiap kau panggil aku', gitu kalo kata sm*sh! aduh apa apan aku ini, di saat seperti ini aku masih bisa mikirin boyband asal Bandung favoritku itu... kembali lagi dong ke dunia nyata. "Hah, kamu beneran Mike?" kataku, memandang wajah dia yang berdiri di sebelahku sambil mengulurkan tangan, membantuku berdiri. "Ya iyalah emang kamu mikir aku ini hantu yang tau nama kamu? Hahaha", kata Mike seolah dapat membaca pikiranku. "Hehehe, ya kirain sih", kataku, menyambut uluran tangannya. Baru kali ini aku melihat wajah aslinya, ternyata lebih cakep dari fotonya, ngebuat hati aku cenat cenut. Kami mengobrol banyak di taman sambil menikmati matahari yang dengan malu-malu ke tempat asalnya. Senja itu, aku benar-benar ngerasain apa yang namanya indahnya jatuh cinta. Setelah mengobrol begitu lamanya, kami berpamitan, oiyah sekarang aku tau, dia pindah ke blok sebelah rumah aku. Aku jadi tetanggaan sama dia, senangnya :D. Kami lalu pergi ke rumah Mike untuk Mike kenalkan sama keluarganya yang sering dia ceritakan di chat ym ke aku. Mike pindah dari Jakarta ke Bandung, katanya sih papanya tugas kerja di Bandung. Dia tinggal sama keluarganya, yang barusan dia kenalin ke aku, Oom Anwar, Tante Rosa, dan adik perempuannya yang cantik, Anya. Sekarang Mike sudah menjadi sahabatku yang selalu ada di sampingku tiap aku ada masalah, dia selalu ngehibur aku.Semuanya jadi indah, sampai pada suatu hari, dia cerita ke aku tentang seorang perempuan yang udah ngebuat hati aku sedih. Mike suka sama perempuan itu, dan akhirnya setelah 3 bulan PDKT atau pendekatan, mereka jadian. Aku ngga kuat kalo harus terus begini, aku harus ngomong sama Mike tentang perasaanku sebenarnya, sebelum aku dibuat gila sama perasaan cinta sama sahabat sendiri. Bahkan, sebelum kami sahabatan, cuma sebagai temen di dunia lain selain dunia nyata, yaitu dunia maya, yang ga pernah tatap muka sebelumnya, aku udah suka sama dia... Sampai pada suatu sore yang cerah, saat kami sedang ngobrol di taman kompleks sambil menatap awan yang terus menerus bergerak, aku menceritakan semua tentang isi hatiku, apa yang aku rasakan sama dia, dari kapan perasaan itu muncul, dan berbagai macam kalimat lain yang gatau kenapa langsung meluncur dari lidahku. Aku juga heran kenapa dia ngga kaget sama apa yang aku katakan. Dia tetap tersenyum manis sambil mendengarkan aku bicara tentang perasaan terlarang ini. Setelah selesai semua beban di hatiku ini. "Mike, kok kamu malah senyum-senyum sih? Emang sih ceritaku tuh novel banget, tapi harus kamu tau, ini tuh kejadian sebenernya!", kataku. "Ngga kok, Kay, aku seneng kamu mau jujur sama aku, aku seneng kamu mau jadi the one yang mau tulus cinta sama aku... Ehm, sebenernya aku malu banget ngomong ini sebenernya. Aku juga suka sama kamu, Kay. Dari kita ketemu di chat ym, aku juga udah suka sama kamu, aku berusaha supaya jadi yang terbaik buat kamu. Tapi aku udah putus harapan, soalnya kamu tuh ngga ngasih respon ke aku", jelas Mike. "Hah? Kalau kamu juga suka sama aku, kenapa kamu jadian sama Lila? Kenapa kamu malah ngebuat hati aku tambah sakit, Mike setelah aku tau kejadian yang sebenarnya." "Sebenernya, Lila yang aku ceritain ke kamu itu, dia adik aku, aku cuma mau tau, apa kamu cemburu sama Lila atau ngga. Ternyata kamu cemburu yah, hehehe", canda Mike, tapi aku kira ini janggal dan ngga lucu! "Mike, bukannya adik kamu namanya Anya? Kok kamu ganti jadi Lila sih?", tanyaku penasaran. "Yah, namanya kan Sendrilila Hardi RahnAnya,Hehehe, maaf banget kalau aku udah bohongin kamu, Kayla." Mike membuat aku yang tadinya kesal bercampur senang merasa sedikit tenang. "Jadi?" kata Mike. "Jadi, apa aku boleh jadi lelaki yang bisa ngelindungin kamu, Kay?", sederhana, tapi udah buat aku melambung tinggi, bagai terbang di atas awan. "Aku mau, Mike jadi perempuan yang bisa ngertiin kamu", jawabku sambil tersenyum. Kami baru saja jadian dan aku sangat senang akan hal itu.Ternyata sahabat juga bisa jadi cinta.

Senin, 23 Juli 2012

The memories (story)

This night was different, I'm without you next to me. I heard people ghostly ghostly voices around me are happy, but not for me. now I'm here just surrender to my destiny, hope has been destroyed and can not be achieved. Without knowing it I smile because I remember my past with him... -"- This morning I was confuse, I'm confused about some of the choices in front of me and of course I do not want to miss any chance have I got, but I have two options should I choose one of them, and the choices it makes me confused. Well after graduating VHS I got a scholarship to attend school to German or France because I'm getting the best value among the provinces. ---

Short story #1 Rumah-Angker

Suatu hari ada seorang anak bernama Bejo,dia sedang bermain petak umpet bersama teman-temannya di Hutan.Ketika bersembunyi Bejo,bersembunyi dibelakang pohon. Saat bersembunyi Bejo melihat sebuah Rumah kosong yang berada ditengah hutan. Karena penasaran Bejo pun menuju ke rumah itu. Sesampainya di rumah itu dia pun mendengar suara anak kecil yang sedang menangis,Dia pun lalu ingat ada sebuah mitos yang mengatakan bahwa rumah tersebut ada sebuah penampakan anak kecil. Ketika sedang mendekati suara tangisan itu,ternyata tangisan itu hanya sebuah boneka yang berisikan baterai.Lalu Bejo keluar dari rumah angker itu.Ternyata ada teman-temannya,dan teman-temannya pun mengajak dia pulang setelah mencari dia kemana-mana. Kelompok 8 Anggota: -Nurulhuda Triyaningsih -Khofifa Adis Nendisa -Andika Malik Febrian -Ahmad Ramadhan
I'm Taken with Zayn